Breaking News
Loading...
Friday, January 4, 2013


Suryadharma Ali rela berhenti sebagai Menteri Agama jika Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf menyebut dana haji yang terkumpul sejak 2004 sampai 2012 sebanyak Rp 80 triliun benar adanya.

Menurut Suryadharma, dana tabungan haji sejak 10 atau 15 tahun lalu sampai 2012 tak lebih sekitar Rp 50 triliun, bukan seperti yang dilansir Yusuf. Ia mengaku bingung bukan kepalang jika PPATK menyebut dana tabungan haji mencapai Rp 80 triliun.

"Jadi silakan (PPATK sebut begitu). Kalau memang benar Rp 80 triliun, saya berhenti sekarang," ujar Suryadharma kepada wartawan di sela meresmikan gedung baru Inspektorat Jenderal Kementerian Agama di Fatmawati, Jakarta, Jumat (5/1/2013).






Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan ini justru meminta wartawan menanyakan kembali Yusuf dari mana PPATK mendapatkan informasi dana ibadah haji selama 2004-2012 mencapai Rp 80 triliun.

Karena laporan ini, lanjut Suryadharma, Kementerian Agama lewat Inspektur Jenderal M Jasin akan mengirimkan surat ke PPATK. Apa yang dilakukannya adalah bentuk itikad baik untuk melakukan bersih-bersih di kementeriannya.

Suryadharma menyesalkan, setelah menjalin kerjasama untuk pembenahan di kementeriannya terkait transparansi anggaran, PPATK bukannya bertukar informasi ke dalam, justru dengan mudah melemparkan isu keluar ke publik begitu saja.

"Ini yang saya sesalkan. Apalagi isu Rp 80 triliun itu menyesatkan," tukasnya. "Tapi kok yang terjadi sebaliknya, stigma buruk yang menimpa Kementerian Agama," tukasnya sambil menambahkan laporan PPATK tidak berpengaruh karena laporan keuangan berdasar fakta bukan isu.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.tribunnews.com/2013/01/04/menteri-agama-saya-berhenti-kalau-dana-haji-rp-80-triliun

0 comments:

Post a Comment