Breaking News
Loading...
Wednesday, January 2, 2013

Jakarta - Harga daging ayam di Pasar Sungai Bambu Jakarta Utara usai perayaan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 masih tinggi. Harga daging ayam dipatok dengan harga Rp 28.000/Kg atau naik Rp 3.000/Kg dari pekan lalu yang hanya Rp 25.000/Kg.



"Masih tinggi karena ayamnya juga susah dari Pulogadung. Mungkin habis saat perayaan hari Tahun Baru kemarin," ungkap Soeharto seorang pedagang ayam kepada detikFinance, Rabu (02/01/2013).

Ia menuturkan selama dua pekan ini, harga daging ayam menjelang Natal naik Rp 3.000 per kg dari Rp 21.000-Rp 22.000 per kg menjadi Rp 24.000-Rp 25.000 per kg. Kemudian usai Natal, harga daging ayam kembali naik Rp 3.000 per Kg menjadi Rp Rp 28.000/Kg. Ia bahkan mengatakan saat ini ayam dari distributor Pulogadung Jakarta Timur susah didapatkan karena jumlah menipis.

"Ini susah cari ayam dari Pulogadung stoknya menipis," katanya.

Kondisi yang sama juga terjadi pada harga telur ayam. Harga telur ayam saat ini Rp 17.000/kg. Soeharto mengatakan biasanya kenaikan harga ini terjadi karena situasional perayaan hari besar. Setelah itu harga akan kembali normal seperti biasa.

"Usai hari raya biasanya kembali turun secara bertahap," tandasnya

Embeeeeerrrrrrrrrrrrr

Awal Tahun Baru, Harga Daging Sapi di Jakarta Masih Tembus Rp 95.000/Kg

Jakarta - Mengawali tahun 2013 harga daging sapi di Jakarta masih bertahan tinggi. Harga daging dipatok dengan harga Rp 95.000/Kg di Pasar Sungai Bambu Tanjung Priok Jakarta Utara.

"Harga daging sapi Rp 95.000/Kg, naik secara bertahap saat mau Natal," ungkap Pedagang Daging Sapi di Pasar Sungai Bambu, Zein saat ditemui detikFinance, Rabu (02/01/2012).

Sebagai pedagang, Zein menjelaskan awalnya daging sapi stagnan pada harga Rp 90.000/Kg tetapi menjelang Natal dan Tahun Baru permintaan mulai banyak dan harga daging sapi mulai merangkak naik Rp 5.000/Kg secara bertahap. Tetapi menurutnya pasokan daging tidak bermasalah.

"Harganya naik Rp 5.000/Kg secara bertahap, Daging naik itu karena situasi hari besar biasanya. Kemarin kan Natal dan Tahun Baru. Mungkin kenaikan harga daging sampai Tahun Baru 2013. Setelah itu akan stabil lagi Pasokan daging normal," kata Zein.

Ia juga mengaku dengan momen Tahun Baru Kemarin omset penjualan naik hingga 100%. Hal ini karena daging yang dijual habis karena banyaknya permintaan daging.

"Sampai sejauh ini masih normal yang beli, kemarin menjelang Tahun Baru permintaan banyak dari konsumen," tandasnya.

Emberrrrrr

Komentar TS: Kalo daging ama telor naik, kita makan di warteg aja deh, harga stabil



sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/50e3b1f05a2acfe174000007

0 comments:

Post a Comment