Breaking News
Loading...
Tuesday, December 25, 2012



Warga korban banjir Kampung Pulo mengapresiasi reaksi cepat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam membantu korban banjir.

Menurut seorang warga Kampung Pulo yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, tindakan Jokowi kali ini sangat jauh berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya.

Pria yang memiliki jabatan di pemerintahan ini mengatakan, saat ini pemberian bantuan yang dilakukan oleh gubernur sangat tepat sasaran. Padahal, kata dia, sebelumnya tidak pernah sampai ke warga yang benar-benar membutuhkan.


Korban banjir: Pak Jokowi luar biasa

"Dulu mah dateng 3 karung sampai ke sini cuma 1 karung," jelas dia.

Hal tersebut, lanjut dia, karena seluruh bantuan yang diberikan ditimbun terlebih dahulu di kantor kelurahan. Setelah itu, baru dibagikan kepada warga.

"Kalau sekarang sih langsung ke posko tanpa melalui kelurahan atau kecamatan," tegas dia.

Pria yang rumahnya juga direndam air kali ciliwung sedalam 3,5 meter ini mengaku, dalam pemilu DKI Jakarta beberapa waktu lalu dirinya tidak memilih Jokowi. Namun, saat ini dia sangat bangga dan bersyukur memiliki pemimpin seperti Jokowi.

"Jujur aja bang, dulu saya bukan pemilih Jokowi. Tapi sekarang saya salut," imbuhnya.

Sehingga dia berharap, ke depan bantuan yang diberikan pemerintah DKI Jakarta kepada warganya agar tidak ditimbun terlebih dahulu di kelurahan.

"Kalau bisa janganlah dari kelurahan, kaya gini aja, udah bagus," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengirim 22 karung beras bagi korban banjir warga Kampung Pulo, RW 03, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Rencananya beras hasil sumbangan Jokowi akan disalurkan kepada warga yang berhak usai genangan air surut diperkirakan sore nanti.

"Bantuan beras 22 karung ini untuk 16 RT, kemungkinan (dibagikan) kalau air sudah surut, melalui ketua RT," jelas pengurus posko banjir Aga, Selasa (25/12).


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/peristiwa/korban-banjir-pak-jokowi-luar-biasa.html

0 comments:

Post a Comment