Breaking News
Loading...
Friday, December 21, 2012


Jakarta - Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany mengeluhkan banyaknya wajib pajak yang belum membayar pajak. Padahal, hampir seluruh warga negara Indonesia menikmati pajak.

"Kalau naik motor, itu sudah menikmati pajak melalui subsidi BBM, jadi banyak yang menerima. Sekitar Rp 180 ribu mereka nikmati tiap hari, kalau dia jalan juga tandanya sudah menikmati uang pajak," ungkapnya dalam seminar pajak di Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu (10/10/2012)

Sayangnya, lanjut Fuad, masyarakat yang menikmati hasil pajak ini banyak yang tidak membayar pajak.

"Banyak yang tidak sadar sudah menikmati tapi nggak bayar pajak, nggak ikut urunan. Orang yang kayak gini tidak pantas jadi warga negara, kita usir saja, minimal nggak boleh ikut pemilu," tegasnya.

Fuad menambahkan di luar negeri, orang-orang yang tidak membayar pajak ini bahkan bisa dipenjarakan.

"Di negara-negara yang sudah maju, mereka ini justru yang diborgol. Saking takutnya masuk penjara, ada orang Italia meminta penjelasan tentang bayar pajak ke pegawai kami, dia bilang "I don't want to go to jail". Mana ada orang Indonesia ngomong gitu, paling bilang nggak tahu, nggak pernah diajarin," keluhnya.

Fuad mengaku para pegawai pajak ini memang sangat tidak disukai oleh masyarakat. Namun ini tantangan bagi Ditjen Pajak untuk mengumpulkan uang bagi kas negara.

"Tahu lagu The Beatles yang Taxman, intinya orang Inggris itu sebel banget sama Taxman. Taxman bisa bawa polisi untuk bayar pajak," tandasnya.


source

Yang Bener Pak klo ngemeng... Bayar Pajak Mobil & Motor mahal mahal... masih aja tuh bnyk lobang di jalan....
Quote:Original Posted By batu.merah
proses ?? berapa ratus tahun kira2 ?

mau seluruh rakyat NKRI bayar pajak, tapi kalo duitnya dikorup sama aja boong, yang nyunat ada 3.

1. anggota pajak
2. sama bagian anggaran yang hobi nyunat duit keluar.
3. proyek








Quote:Original Posted By PANCASILA
yang dimaksud gak mau bayar pajak itu yang mana pak ?

1. beli kebutuhan sehari-hari otomatis sudah bayar pajak
2. beli rokok bayar cukai dan pajak
3. beli BBM otomatis udah bayar pajak
4. Bayar STNK motor
5. Bayar PBB
dll

tanpa disadari pun masyarakat itu sudah bayar pajak pak. Lalu pasal mana yang dimaksud gak mau bayar pajak ?

OK bapak boleh aja mengusir rakyat yang gak bayar pajak. So kalau ketemu aparat pajak yang menggelapkan pajak harus diapain sama rakyat ? dikeroyok sampai klenger gitu ?



Quote:Original Posted By KePPo
Dirjen pajak ini harusnya turun ke lapangan, jangan cuma duduk diruangan AC and koar koar.
Dikantor pajak Pratama tempat ane bayar SSP Masa itu, ada Bank DKI yang menerima pembayaran pajak. Jam buka loket 8.30 sampai 10.30. Dengan waktu yang cuma 2 jam setiap hari, mereka harus melayani puluhan WP yang mau bayar pajak (SSP Masa dan PBB) .
Jam operasional ini jelas jelas sangat tidak menguntungkan, karena WP harus datang jam 7.30 untuk antri, kadang 1 orang membayarkan beberapa lembar SSP yang memakan waktu lumayan lama.

Alangkah baiknya kalau pembayaran SSP Masa dapat dilakukan via ATM / Internet Banking semua bank, kemudian wajib pajak melakukan validasi dikemudian hari yang penting pembayaran sudah dilakukan.

Pemerintah ingin meningkatkan pendapatan melalui pajak, tapi proses pembayaran yang ada harusnya dipermudah, teknologi sudah modern kok masih pake system jaman baheula.

Disatu sisi kita harus efisien untuk menghasilkan pajak, disatu sisi waktu kita dibuang buang ketika ingin bayar pajak.. time is money pak. System pembayaran pajak harus diperbaiki agar semua menjadi efisien bagi para WP.

Untuk sekedar info, pembayaran pajak bulanan (sejenis SSP masa) di Australia dapat dilakukan secara online bagi pemilik usaha dengan melakukan perhitungan sendiri dengan transfer bank ataupun kartu kredit tanpa memerlukan validasi dari kantor pajak setepat lagi.



sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016869329/dirjen-pajak-warga-negara-yang-tak-bayar-pajak-kita-usir-saja/

0 comments:

Post a Comment